Tol Bali tak layani pembayaran tunai per 1 Oktober

Merdeka.com – PT Jasa Marga Bali Tol, pada 1 Oktober, tidak lagi melayani pembayaran tol tunai. Sebagai bentuk sosialisasi, pada hari Idul Adha, pihak Jasa Marga Bali Tol memberikan diskon tarif 10 persen khusus bagi pengguna uang elektronik.

“Kalau Idul Fitri kemarin kita berikan 20 persen. Untuk kali ini saat Idul Adha kita berikan 10 persen,” ungkap Dirut PT Jasa Marga Bali Tol, Akhmad Tito Karim, di Denpasar Bali, Selasa (29/8).

Dirinci Tito, bahwa pemberian diskon 10 persen dimulai dari 4 September pukul 06.00 WITA hingga 10 September pada pukul 21.00 WITA. “Diskon 10 persen ini hanya khusus ke pengguna uang elektronik (unik),” tegasnya.

Pun demikian, kata Tito, pihaknya akan tetap menyiapkan petugas penerima pembayaran uang tunai. Hanya saja petugas ini tidak dibuka khusus tetapi diperbantukan bilamana terjadi lonjakan pengguna tol.

Pemberian diskon ini menurutnya untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat yang didukung oleh kesepakatan bersama antara Gubernur Bank Indonesia dan Menteri PURR No : 19/5/NK/GBI/2017 dan 06/PKS/M/2017 tertanggal 31 Mei 2017. Selain itu juga berdasarkan surat Badan Pengatur jalan Tol Nomor : JL.03.04-P/232 tertanggal 6 Juli 2017 prihal dukungan pelaksanaa transaksi Non Tunai.

“Terpenting adalah bagaimana masyarakat Bali mulai beralih untuk menggunakan non tunai dengan unik saat masuk tol,” tuturnya.

[bim]